Tuesday, August 25, 2015

Kau, aku dan secangkir kopi (lagi).. [Repost]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Tuesday, August 25, 2015 0 comments Links to this post

Bismillah.....


"Aku tau rasanya!"
"Eh??" 
"Sakitmu itu, aku pernah merasakannya!" 
"........ Maksudmu, karena aku?"
"Wah kau sudah tau rupanya?"
"….........."
"Sudahlah! Percaya padaku, kau bisa mengatasinya!" 
"Apa sesakit ini?"
"Eh?"
"Sakit yang kutimbulkan, apa separah ini?"
"Umm.... Aku tidak tau seberapa parah yang kau rasakan sekarang. Tapi kurasaaaaa, ya, sakitku bahkan terlihat lebih parah!" 

The feeling has gone! Congratulation! [Repost]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Tuesday, August 25, 2015 3 comments Links to this post

Bismillah...

Jadi seperti ini saja? Seperti ini saja perasaan mempermainkan? Seperti ini saja hati terbolak-balik? Terlalu mudah? Iya! Untuk tetap memilikinya setelah bertahun-tahun, tak peduli sekeras apa usaha untuk menepisnya, tak peduli berapa banyak cara yang sudah dilakukan untuk menghilangkannya, tak pernah berhasil. Dan sekarang hancur lebur begitu saja tanpa disadari. Hancur tanpa bekas. Seperti segenggam debu ditengah padang pasir, diterbangkan angin, mengawang, lalu jatuh ke tanah. Jadi tak berarti, tak bermakna, tak pernah dipertanyakan lagi, apalagi diperhitungkan. Ya, begitu saja! Begitu mudahnya!

Dulu, bisa berjam-jam mempelototi namanya di kontak ponsel. Memikirkan apa yang bisa dijadikan alasan untuk mengiriminya pesan. Lalu membenturkan kepala ke tembok karena tidak ada ide! Ya, dulu begitu!

Monday, August 24, 2015

Kau, aku dan secangkir kopi... [Repost]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Monday, August 24, 2015 0 comments Links to this post

Bismillah....



“It’s not over yet, huh?” tanyaku sambil memainkan cangkir kopi dihadapanku, yang isinya sudah dingin. Sudah 20 menit dia duduk didepanku, dan satu-satunya kalimat yang keluar dari mulutnya adalah ‘Aku tidak lapar’ ketika aku menanyakan dia mau makan apa.

“What, what?” dia mengangkat wajahnya, setengah berpikir. Akhirnya aku berhasil menarik perhatiannya. 
“Your dream! Your missions! Or whatever you call it!” 
“.....................” dia menatapku intens. Membuatku berpikir apa aku salah bicara, lagi?
“I meant, can you stop all these crazy things? And start focus on yourself? I meant, your real self? And people around you, maybe?”
“Kau menyuruhku menyerah?”
“Ya!” jawabku tegas. Aku sudah benar-benar muak dengan semua yang terjadi padanya. Semua hal buruk dan keras kepalanya dia untuk tetap mempertahankannya.

For a man who just cracked inside [Repost]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Monday, August 24, 2015 0 comments Links to this post



Bismillah....


"Gua capek!" ujarnya setelah hening yang panjang. Dia datang bilang mau cerita, tapi sudah belasan menit berlalu dan tidak ada kalimat berarti yang keluar dari mulutnya. Dan kalimat ini adalah kalimat pertamanya sejak aku bertanya 'Loe kenapa?' beberapa menit lalu. Matanya menerawang jauh, terlihat lelah. Aku hanya menatapnya heran. Capek? Sejak kapan kata ini ada dalam kamusnya? "Gua gag boleh bilang capek ya?" tanyanya seolah tau isi otakku. 

"Bukan! Tentu aja boleh, tapi aneh aja....!" 

"Barusan nelfon bokap. Dan seperti biasa, endingnya selalu menjungkirbalikkan emosi gua!"

".........." aku hanya diam. Sangat mengerti hubungannya dengan sang ayah. 

"Loe tau gua orang hebat bukan? Gua kuat! Tangguh! Keras! Tak terkalahkan, bukan? Tapi hari ini gua bener-bener capek! Lelah!"

".........." lagi-lagi aku hanya diam. Aku tau, diam satu-satunya hal terbaik yang bisa kulakukan untuknya.

Sunday, August 23, 2015

Duet Nulis bareng Nyukik.. [Repost from fb]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Sunday, August 23, 2015 0 comments Links to this post
Authors: Deslani Khairunnisa’, Rizky Abdillah
Editor: Deslani Khairunnisa’

“Kamu tidak bisa seperti ini terus!” laki-laki itu menatap perempuan didepannya sambil mendengus kesal. Sementara yang ditatap sedang sibuk mengunyah makanannya, entah mendengarkan entah tidak.
“Kau tidak mendengarku?”
“Umm??” perempuan itu mengangkat kepalanya dengan mata lebar, lalu mengerjap beberapa kali. “Kau harus coba ini!” ujarnya cepat sambil menaroh sepotong paru goreng ke sudut piring laki-laki itu – yang bahkan isinya masih utuh.
“Kenapa kau selalu seperti ini?”
“Seperti apa?” acuh tak acuh perempuan itu malah balik bertanya.
“Oke...” laki-laki itu menghela napas panjang sambil memperbaiki posisi duduknya. Dia tau sekeras apa kepala makhluk dihadapannya. Perempuan ini tak bisa dihadapi dengan cara seperti ini. “Ini terakhir kalinya aku mendengar kau tak makan dua hari!”
“Good! Artinya kita akan terus makan bersama!” mata si perempuan berbinar disertai anggukan mantap – seolah dia baru saja menyimpulkan sesuatu dari perdebatan alot.
“Yaaaakkk! Kau belum paham juga? Kau tak bisa terus-terusan seperti ini. Bagaimana mungkin kau tak makan dua hari hanya karena kau tak punya teman makan?”

Just stay there, then.... [Repost]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Sunday, August 23, 2015 0 comments Links to this post

Bismillah....



“Kau mulai merasakannya?” tanyanya sambil meregangkan tubuhnya. Dia berdiri membelakangiku, sekitar dua meter didepanku.
“Apanya?” tanyaku bingung.
“Ketakutan!” dia berbalik kearahku. “Akan semuanya!”
“Eh?”
“Kau mulai merasakannya, bukan?” dia sudah duduk disampingku.
Aku tercekat.
“Perlukah kita lari?” tanyanya setelah sekian lama. Aku hanya menatapnya bingung. “Kalau terlalu berat, aku bisa membawamu pergi!”
“Tunggu! Apa kau sedang mencoba membuatku menyerah?”
“Hahaa,, See? Kau ketakutan!” dia tertawa tanpa rasa bersalah.

Saturday, August 22, 2015

Missing Home... -_-

Posted by Deslani Khairunnisa' at Saturday, August 22, 2015 0 comments Links to this post

Bismillah...

Mendadak kangen rumah. Ya, sudah delapan hari sejak aku meninggalkan rumah sejak libur lebaran lalu, setelah sebulan lebih menghabiskan waktu dirumah. Ya, ini liburan terpanjang yang kudapatkan sejak tujuh tahun terakhir. Alhamdulillah...

Sekarang ingin sekali rasanya menelfon rumah, tapi kurasa bukan keputusan yang bagus. Biarkan suasananya mereda sejenak. Paling tidak, biarkan aku siap menghadapi mereka!

Kau tau kebohongan yang sering kulakukan? Ya, kebohongan kepada keluargaku. Sudah tidak terhitung jumlahnya. Beberapa tahun lalu aku dan adikku mengalami kecelakaan. Bukan kecelakaan biasa, ini kecelakaan terparah yang pernah kualami yang membuat retak tempurung lututku, yang butuh sebulan untuk penyembuhan, yang bahkan (ternyata) setelah enam bulan aku masih belum bisa berlari dengan benar. Dan orang rumah (ibu dan kakak keduaku) mengetahuinya setelah sekitar dua minggu pasca kecelakaan. Kami tetap berkomunikasi, masih rutin menelfon, sekalipun aku sedang menggigit bantal menahan sakit.

Friday, August 21, 2015

Hi blog,,, How're you doin'?

Posted by Deslani Khairunnisa' at Friday, August 21, 2015 0 comments Links to this post
Bismillah....

Sudah lama sejak terakhir nulis di blog (terakhir nulis September, 2014, hampir setaun). Bahkan sempat lupa pernah punya. Heee,,, blog ini aku buat taun 2010 lalu. Sampai saat ini sudah ada 67 postingan gaje. Ya, semua gag jelas. Tanpa maksud, hanya sebatas nulis buat curhat. Meski ada beberapa yang kurasa cukup bermanfaat, seperti asuhan keperawatan maupun makalah keperawatan yang kubuat pas kuliah.

Kalau kulihat statisik postinganku, maka dua tahun ini adalah tahun-tahun tidak produktif dalam karir menulisku (jiaahh.. untuk menyenangkan hatiku, anggap saja aku punya karir dibidang ini ^^) Penyebabnya? Apa lagi kalau bukan profesi. Ya, terhitung September 2013 – Juli 2014 aku sibuk melengkapi penderitaanku sebagai seorang perawat – menyelesaikan praktik profesi. Jangan ditanya sibuknya seperti apa. Yang jelas cukup untuk membuat migrain dan maag-ku kambuh setiap hari, cukup untuk membuat waktu tidurku terpangkas menjadi 3 – 4 jam, bahkan hanya 20 menit semalam (alhamdulillah). Dan cukup untuk membuatku dirawat 5 hari dan pulang tanpa ridho dokter (pulang atas permintaan sendiri) di stase terakhir praktik profesi. Ya, lumayanlaahh! Dan selama rentang waktu itu, aku hanya menulis 4 postingan di blog. Plok plok..
 

Journal of an unbeatable stubborn dreamer... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea