Monday, October 17, 2011

keSEDERHANAan, APA AKU PUNYA??

Posted by Deslani Khairunnisa' at Monday, October 17, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah....
Sederhana... Ya, sekarang aku mau menulis dengan sederhana. Ada apa gerangan? Well, walaupun aku juga kagag ngarti seperti apa sebenernya menulis dengan sederhana itu, tapi aku pengen. Jangan ditanya dah, pokoke hari ini temanya sederhana. *maksa banget dah*
Bicara tentang sederhana, jadi laper gua. Hehe, jadi ingat rumah makan Padang-Sederhana. Hahha... Uppss, bukannya tadi aku mau nulis dengan sederhana? Oke, oke.. kuakui, mungkin untuk sekarang ini susah bagiku untuk menjadi sederhana, hmm,, maksudku untuk menulis dengan sederhana. Secara aku adalah satu dari banyaknya orang yang melestarikan majas hiperbola dalam menulis. Hahah,,, guru Bahasa Indonesia gua pasti bangga dah... Bener-bener ilmu yang aplikatif.. Ckckck...
Well, gag tau dari mana datangnya tiba-tiba aja pas dijalan tadi jadi ingat sederhana. Kesederhanaan.. Hm,, kata yang kusuka tapi apa aku punya? Entahlah..
Aku ingat jawaban seseorang beberapa taun lalu ketika aku menanyakan pendapatnya tentang diriku. “Apa pendapat Anda tentang sosok DESLANI KHAIRUN NISAK?” tanyaku. Dia menatapku dengan kening berkerut. Gag tau dia merasa aneh dengan isi pertanyaanku atau malah rangkaian kalimatku yang seperti wawancara kerja. Entahlah..

Saturday, September 24, 2011

An ep!sode is ended

Posted by Deslani Khairunnisa' at Saturday, September 24, 2011 10 comments Links to this post

Bismillah....

Sangat ingin berbagi kisah. Tapi tak akan kusampaikan, sekalipun amat teramat sangat ingin.. Kenapa? Aku takut dan malu. Jangan tanya kenapa, karena tak akan pernah kujawab..

Dalam beberapa kasus, ketidaktahuan adalah hal yang indah, sebaliknya mengetahui adalah hal yang menyakitkan. Inilah yang terjadi dengan kasusku sekarang. Ahh, seandainya aku tidak mengetahuinya. Seandainya aku tidak mendengarnya. Atau seandainya aku tidak memiliki hati. Tentulah tulisan tak jelas ini gak bakal tercipta.

Aku tertegun mendengar penuturan nenek. Astaghfirullah... Sakit hati ini.. Perih.. “Tau kau urangnyo Ni?” [Kamu tau orangnya Lan?] Wuiisshh, pertanyaan menusuk jantung. “Ndaakk..” jawabku mencoba bersikap biasa-seperti biasa. Aku bohong. Ya, aku berbohong. Membohongi semua orang dan juga berharap bisa membohongi diriku sendiri. Ingin sekali rasanya berteriak kalau aku baik-baik saja, sekalipun tidak ada yang bertanya. Ya, aku hanya ingin memastikan keadaanku saja. Apa benar baik-baik saja. Tapi tetap saja aku mendapati diriku berbohong... Astaghfirullah...

Thursday, September 22, 2011

HARAPAN?? Hanya itu yang kupunya...

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, September 22, 2011 5 comments Links to this post

Bismillah...

Inilah puncak dari semuanya...
Sungguh, aku ingin menjauh,,
Tak kembali lagi kalau bisa,,
Aku ingin pergi tanpa dipertanyakan,,
Aku ingin menghilang tanpa dicari...
Aku muak dan lelah,,,
Ya,, aku lelah,,,
Sangat lelah...

Dan bencana yang baru saja kualami,
Adalah hal yang biasa terjadi,,
Tapi seperti biasa, aku tak mampu menjadi kuat,,,
Aku tak mampu menahan tetesan bulir-bulir bening  dari pelupuk mataku,
Meskipun uku udah mati-matian menahannya...

Monday, August 08, 2011

PELARiAN MENGEJAR CAHAYA-NYA

Posted by Deslani Khairunnisa' at Monday, August 08, 2011 0 comments Links to this post
 Aku terus berlari,
Nyaris tanpa tujuan, tanpa alasan..
Satu-satunya alasan hanya karena aku ingin...
Ya, aku ingin berlari, itu saja...

Burung-burung menari diatas kepalaku,
Seakan menantangku siapa yang lebih cepat,
Aku hanya tersenyum sambil terus berlari..
Dan tetap berlari...

Dedaunan berbisik ketikaku melewatinya,
Seakan menyuruhku berhenti dan ikut bercengkerama dengan mereka,
Aku hanya menyapanya dan terus berlari,,
Aku tahu, mereka iri kepadaku,
Karena aku bisa berlari...

Friday, August 05, 2011

That's why we'd love to cry

Posted by Deslani Khairunnisa' at Friday, August 05, 2011 0 comments Links to this post

Oleh: Pipiet Tri Noorastuti, Febry Abbdinnah

 Menangis kerap menjadi cara untuk melampiaskan emosi terpendam. Banyak yang merasa lega setelah menumpahkan air mata. Namun, sebuah penelitian di Belanda justru mengungkap hal bertentangan yang menyebut menangis tidak akan menciptakan ketenangan.

Dilansir dari Daily Mail, penelitian melibatkan 97 wanita dengan rentang usia dari 18-48 tahun. Peneliti memantau para responden selama 73 hari lewat catatan harian terkait mood dan kesedihan yang mereka rasakan.

Para peneliti melihat 1004 episode kehidupan yang membuat para responden menangis. Hasil yang diterbitkan pada Journal of Research in Personality menunjukkan bahwa 2/3 responden tidak merasa lebih baik setelah menangis.

AKU RinDU TANAH HARAAM

Posted by Deslani Khairunnisa' at Friday, August 05, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah,,...

Untuk kesekian kalinya dalam dua tahun ini aku membisikkan kepada Uda dan Uni, “Titip do’a ya Uda, Uni.. Mudah-mudahan Anie bisa segera kesana!” Dan mereka masih tetap menjawab dengan jawaban yang sama, “Ameen, insya Allah.” Aku melepas mereka dengan mata berkaca-kaca, seperti biasa.

Ya, aku ingin kesana. Amat sangat ingin banget. Tak bisa aku menggambarkan sebesar apa keinginan ini. Melebihi hasratku ingin pulang kampung. Hehe,, 

Tuesday, July 26, 2011

MENYUSURI LORONG HATI DI SELASA PAGI

Posted by Deslani Khairunnisa' at Tuesday, July 26, 2011 2 comments Links to this post

Bismillah...

Ada yg salah ketika sebuah smz masuk ke inbox'q subuh ini.. Hah? Aq terperangah.. Setelah sekian lama tak ada kabar, tiba2 dia menanyakan kabarku.. Hmm, ada angin apa nich? Mungkinkah semalam dia memimpikanku? Memimpikan aq yg datang kepadanya sambil membawa golok? Seperti yg dulu sering kulakukan? Haha, tak separah itu..
Segera kubalas dg jawaban klasik "Alhamdulillah sehat. Situ gimana?" Lalu pikiran'q kembali melayang entah kemana..
Kenapa dia tiba2 ngirim smz? Mungkinkah dia kangen aku? *hueks* Atau dia lg mendata orang2 yg terlibat utang kepadanya? Hoho.. Atau dia iseng aja, gag ada kerjaan.. Hh, gag mungkin.. Sekarang msi Selasa, belum saatnya nganggur.. Atau dia mau mendampratku lantaran aq nyuekin hari jadinya minggu lalu.. Hmm, temen sih temen.. Tp sejak setengah taon ini, aq udah gag ngucapin hepi b'dei lg kesiapapun.. Gud..
Atau mungkin dia,,... Ahh.. Aq jd parno sendiri..

Thursday, July 21, 2011

Nice Quote from Novel

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, July 21, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah..

Sebelumya mw ngingetin bhwa mgkn judul n0te ini agak menjebak.. Seperti apa jebakannya? Cekidot.. *gubrak*

Misi liburan udah mulai brjalan, meski gag terlalu mulus.. Tp gag papa, aq emg gag b'harap byak dg liburan kali ini..

Well, salah satu misi liburan kali ini adalah namatin baca belasan buku yg selama ini cuman pajangan doank.. Aq emg rajin (banget) beli buku.. Tp males baca. Well, ini penyakit baru setahun belakangan dan belum ditemukan obat'y..

Jdilah aq memanfaatkn wktu liburan ini utk melahap mereka semua.. *jd laper gw*

Behind the Scene English Film (perjuangan gila')

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, July 21, 2011 0 comments Links to this post
Bismillah...

Ini adalah secuil kisah (yg kebanyakan lucu) dari perjuangan menelurkan sebuah film 'NURSING ASSESSMENT', tugas kuliah English 4. Filmnya sendiri Alhamdulillah telah launching pada akhir bulan lalu dan mendapat sambutan 'hangat' dari pecinta perfilman Indonesia, khususnya masyarakat Pekanbaru, lebih rinci lagi para mahasiswa, untuk lebih spesifiknya adalah mahasiswa Universitas Riau, lebih detail lagi masyarakat PSIK, dan untuk kasus ini lebih spesifik pada A'09 yang baik2 dan manis2.... Alaaaah, ribet banget sih....
^^ Check it out.... Oiya, siapkan cemilan, biar makin mantap bacanya,, *emangnya mw bca novel ratusan lembar???*


Berawal dari..................

Ketika aku sakit (bukan jiwa)

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, July 21, 2011 1 comments Links to this post

Bismillah...

Renungkanlah wahai engkau yang sedang sakit,
Apa yang terjadi ketika engkau sakit???
Apa yang keluar dari lisanmu ketika kau sakit???
Apa yang kau sesalkan ketika kau sakit???

Sekarang lihatlah aku disini,
Merintih menahan sakit...
Tapi aku bersyukur..
Alhamdulillahirobbil ‘alamiin....
Terima kasih ya Rabb...

5 POIN NILAI DAN KEPERCAYAAN

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, July 21, 2011 0 comments Links to this post

  1. Setiap orang adalah individu dan unik.
         Manusia diciptakan utuh oleh Sang Khalik. Utuh disini maksudnya adalah manusia terdiri dari jiwa dan raga, jasmani dan rohani. Ini bermakna manusia adalah sebagai individu/pribadi.
         Setiap manusia adalah unik. Setiap manusia diciptakan Allah berbeda. Anda tak akan pernah menemukan 2 manusia yang persis sama dibumi ini, sekalipun mereka kembar. Dengan ke-spesifikan-nya sebagai makhluk, setiap manusia memiliki keunikan tersendiri, yang tak akan pernah sama satu dengan yang lainnya. Meskipun disatu sisi, seseorang memiliki kekurangan, dia pasti memiliki kelebihan dari aspek yang lain.
         Jadi manusia diciptakan dengan kesempurnaan dan keunikannya sebagai individu.

  1. Setiap orang layak untuk dihargai dan dihormati
         Bertitik tolak dari sifat manusia sebagai individu yang unik tadi, sudah selayaknya kita sebagai sesama manusia saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Karena sejak lahir, setiap insan memiliki hak asasi yang sama, yang meliputi hak hidup, hak mengeluarkan pendapat, serta hak untuk dihormati dan dihargai. Penghormatan dan penghargaan akan hak asasi manusia tak bisa dipungkiri memang merupakan suatu kebutuhan atau bahkan keharusan bagi setiap individu. Setinggi apapun jabatan seseorang, secantik atau setampan apapun ia, kalau dalam masyarakat dia tak dihargai dan dihormati, tak akan ada hasilnya. Dia tetap akan merasa hina dan tak dianggap.
         Secara harfiah, penghargaan dan penghormatan terhadap diri seseorang berpengaruh kepada perkembangan psikologis individu yang bersangkutan. Kalau seseorang sudah dihormati dan dihargai dalam suatu lingkungan, sudah pasti psikologisnya akan lebih baik.

Teori Perilaku-Psikologi

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, July 21, 2011 5 comments Links to this post

BAB I
PENDAHULUAN
         Terbentuknya perilaku dapat terjadi karena proses kematangan dan dari proses interaksi dengan lingkungan. Terbentuknya dan perubahan perilaku karena proses interaksi antara individu dengan lingkungan ini melalui suatu proses yakni proses belajar. Oleh sebab itu, perubahan perilaku dan proses belajar sangat erat kaitannya. Perubahan perilaku merupakan hasil dari proses belajar.
         Di dalam proses pembentukan dan atau perubahan perilaku dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari dalam diri itu sendiri. Factor-faktor tersebut antara lain: susunan syaraf pusat, persepsi, motivasi, emosi, dan belajar.
         Persepsi adalah pengalaman yang dihasilkan melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman dan lain sebagainya. Sedangkan motivasi diartikan sebagai dorongan untuk bertindak untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Hasil daqri dorongan dan gerakan inilah yang diwujudkan dalam bentuk perilaku.
         Perilaku yang berlaku pada individu atau organisme tidak timbul dengan sendirinya. Tetapi sebagai akibat dari stimulus yang diterima oleh organisme yang bersangkutan. Baik itu stimulus eksternal maupun stimulus internal (Walgito, 1991).
         Perilaku dapat dioservasi, baik langsung seperti tertawa, minum dan lain sebagainya maupun secara tidak langsung seperti pikiran dan perasaan.
         Perilaku masyarakat terbentuk dari lingkungan dimana ia hidup. Perilaku ini berlangsung cukup lama dan mungkin pula hingga saat ini. Bahkan bisa saja perilaku yang sama turun temurun dari generasi ke generasi di masyarakat. Hal ini bisa menjadi kebudayaan suatu masyarakat suatu daerah.

Wednesday, July 06, 2011

Aku tak mau hatiku MATI!

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, July 06, 2011 2 comments Links to this post

Bismillah... 

Alhamdulillah, berakhir juga perjuangan selama 2 minggu bertarung dirumah sakit. Thanks God.. Apa yang aku dapat? Jangan ditanya, karena aku takkan mampu menguraikannya satu persatu. That’s great, really great.. and I learnt much things there.. Tentang hidup dengan segala persoalannya, tentang manusia dengan rintihan kesakitannya, tentang bayi dengan kulit merah dan tangisannya, tentang menolong dengan segala konsekuensinya, tentang pikiran dengan segala kebodohannya dan tentang hati dengan segala kerapuhannya.

Aku belajar bagaimana hidup itu begitu berharga, betapa kesehatan itu emang merupakan nikmat yang luar biasa, tentang arti penting sebuah keluarga, tentang perjuangan bertahan dan melawan, tentang semuanya.. Ya, aku belajar!! Banyak, banget! Beberapa hal takkan aku bagi disini, cukup jadi pelajaran bagi batinku aja.

Aku Menyerah, bener-bener menyerah... *sumpe de..

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, July 06, 2011 3 comments Links to this post
Bismillah... 

Ma’af aku tidak membalas smz’mu lagi. Mungkin gag akan ada lagi. Semua berakhir... Ya, bener-bener berakhir.

Kamu adalah satu dari sangat sedikit orang yang tahu diriku. Sangat bersyukur memiliki seorang teman seperti dirimu. Tapi mungkin kamu lupa atau pura-pura lupa bahwa aku sangat sering mengatakan bahwa ‘teman itu WAJIB dipilih’. Aku tak seperti dirimu yang bisa berteman dengan siapa saja. Aku tak banyak teman, tapi temanku adalah orang-orang yang lolos seleksiku. Dan kamu tahu itu.

Mari kita liat kebelakang beberapa tahun lalu. Kesalahanmu yang sangat fatal aku ma’afkan dg lapang dada. Pun kamu aja heran kenapa aku begitu mudah mema’afkanmu. Aku coba berfikir mgkin ini cara Allah untuk pertemukan kita, untuk aku mengenal seseorang sepertimu yang sungguh belum pernah aku temui dikehidupanku sebelumnya. Asal kamu tahu aja, sungguh berat waktu itu menerima semua kebohonganmu. Mungkin aku terlalu polos atau apa, tapi AKU TIDAK BODOH. Jangan kira aku mema’afkan itu semua karna bodohku, karna lemahku, karna harapku akan dirimu. TIDAK. Aku hanya ingin merobahmu, membawamu kejalan yg bener, mengajakmu mengenal Tuhan-mu. Itu aja, gag lebih [Insya Allah]. 

Aku Menyerah...

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, July 06, 2011 0 comments Links to this post

 Bismillah...

Aku menyerah! Ya, sekali lagi harus aku tegaskan, terutama kepada diriku sendiri. Aku menyerah!! Aku tak lagi mampu menyelesaikan misi ini. Usaha bertahun-tahun tanpa hasil yang tak bisa disebut ‘hasil’ membuatku lelah dan nyaris putus asa. Dan setelah berpikir selama berhari-hari akhirnya keputusan itu didapat, “I give up!” Aku menyerah, tak mampu lagi meneruskan semuanya. 

Misi mulia yang aku rancang dengan tangan dan otakku sendiri akhirnya berakhir akhir tahun ini. Aahh,,, sekarang Desember ya?? Really, I love December so much!! Aku selalu berharap apapun yang aku lakukan adalah ‘sempurna’ dibulan Desember. Tak ada kesalahan disana, tak ada ketimpangan tak ada kata menyerah dibulan Desember, apalagi kata putus asa. Hhhh,,, mungkin tahun ini akan berbeda. Aku telah menyumpalkan dalam otakku bahwa ‘There’s no tears on December! Everyday is fun. There’s only smile and success.’ Dan ya... aku selalu berusaha membuat ‘pikiran’ku itu menjadi nyata. Aku selalu berusaha untuk tidak meneteskan airmata di Desember. Selalu aku mencari-cari alasan untuk tetap tersenyum setiap harinya. Really, I love December! Tapi ya,,, seperti kataku tadi, mungkin Desember kali ini akan berbeda. Karena mungkin aku tak sekuat dulu lagi. Aku tak setegar dulu lagi. Aku makin lemah dan redup...  

Surat?? *lucu,, aneh... gag salah alamat nih?*

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, July 06, 2011 2 comments Links to this post

Bismillah...

Siang ini ada kejadian yg m'gelikan bgiku.. Haha.. Masih belum bisa nahan tawa.. l0lz..

Beberapa saat yg lalu seseorang m'berikan sepucuk surat b'amplop hijau kepadaku sambil b'kata "Mohon buka dirumah aj ya?"
"Ehm.. Okeh!" jawabku sambil 'siapa yg mw 'berbuka' ditengah jalan begini apalagi belum Maghrib toh'__omongan dlm hati.. :)

Diperjalanan pulang aku sibuk memikirkan apa kira2 isi surat trsebut.

Apakah ancaman? Wuihh,, bulu kuduk'q jongk0k. Ngeri juga..

Atau Ultimatum? SP? Kaya'y gag mungkin krna aq adlh org paling baeq+ suka menolong+ tenggang rasa+ rajin blajar :P + gag sombong+ rajin menabung.
Hahaha.. ngibul.com. 

Kehilangan temen, aku harus bersyukur...

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, July 06, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...
Aku sedih, sediiih sekali. Entah apa yang terjadi pada hidupku akhir-akhir ini. Kalau dipikir-pikir gag pantas juga aku sedih. Harusnya aku bersyukur, ini adalah langkah yang tepat. Ya, LANGKAH TEPAT. Akan kuyakinkan diriku sendiri mengenai hal ini.
Aku kehilangan teman, untuk kesekian kalinya. Dan kali ini bukan hanya satu, tapi dua. Kamu sedih Lanie? Ya! Kamu kecewa? Ya! Kamu marah? Ya! Kamu menyesal? TIDAK! Alhamdulillah...
Mereka bukan teman yang baik, malahan tidak pantas menyandang titel sebagai seorang teman. Kalau emang temen, pastilah mereka temen yang brengsek, teman yang bodoh dan gila lagi menyesatkan.

Thursday, June 23, 2011

Siksaan atas para pelaku maksiat

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, June 23, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah....

Pelajaran penting,,, semoga bermanfaat.....

Dari Samurah bin Jundub, Rasulullah bertanya kepada sahabatnya, “Apakah ada salah satu diantara kalian yang bermimpi tadi malam?”
Kemudian ada salah seorang yang menuturkan mimpinya sesuka hatinya. Sementara itu, pada suatu pagi Rasulullah SAW sendiri berkisah kepada kami:

Tadi malam dua orang datang menghadapku. Kedua orang tersebut diutus kepadaku dan berkata, “Pergilah!” kemudian aku pergi bersama mereka, lalu kami sampai ke tempat seseorang yang sedang berbaring dan ada seorang lagi yang membawa batu besar. Orang tersebut kemudian menjatuhkan batu itu ke kepala orang yang sedang berbaring hingga pecah. Lalu batu itu menggelinding dan orang tersebut memungutnya kembali. Orang yang membawa batu tadi tidak kembali lagi sampai pagi harinya hingga kepala yang terkena batu itu datang lagi. Lalu ia melakukan perbuatan sebagaimana yang dilakukan pertama kalinya. 
Mereka berdua berkata kepadaku, “Pergilah kamu!”

Monday, June 20, 2011

Lihatlah betapa zholimnya diri ini...!!

Posted by Deslani Khairunnisa' at Monday, June 20, 2011 0 comments Links to this post


Bismillah....
Kuakui aku adalah satu dari banyak orang yang suka ‘ngomel’ didunia ini, tapi aku bukan orang yang suka menyesali keadaan dan berandai-andai. Alhamdulillah aku bukan sosok seperti itu. Aku hanya sering dikecewakan kehidupan. Tapi, Alhamdulillah (lagi) aku adalah pengagum sosok Umar ibnul Khattab radhiyallahu ‘anhu, jadi sedikit banyak berusaha meneladani sikap beliau dalam kehidupan ini (disamping meneladani Rasulullah SAW pasti-insya Allah). Umar ibnul Khattab adalah orang yang selalu mengorek-ngorek hikmah dari setiap keadaan. Mengorek-ngorek?? Koq gawat banget kata-katanya ya?? Ya, karena terkadang beberapa keadaan hampir kita tidak menemukan celah untuk berpositif thingking, dan Umar selalu berusaha menemukan celah tersebut... SubhanAllah,, semoga Allah meridhoi beliau... dan semoga aku tetap bisa meneladani beliau radhiyallahu ‘anhu.. Ameen...
Nah, inilah yang pengen aku ceritakan... Bukan apa-apa... (jujur sejak 2 hari lalu, aku lebih berhati-hati dalam menulis). Ini hanya menjadi pelajaran bagiku... Sebagai pengingat ketika ku lalai, hingga ku kembali kepadaNya dan sebagai pendorong jiwaku bahwa aku pernah suatu hari menjadi ‘orang yang bersyukur’... (kebanyakan sih alasan ku menulis emang buat itu....)

Sunday, June 12, 2011

Something WrOng...

Posted by Deslani Khairunnisa' at Sunday, June 12, 2011 8 comments Links to this post


Bismillah...
There’s something wrong. Yeaahh, I know-there’s SOMETHING WRONG.
Sungguh bener-bener gag nyangka banget bakal ketemu dirimu dalam keadaan seperti itu. Ditengah-tengah problema hidup (alaaahh...), ternyata masih ada juga waktu yang terselip untuk mengurus masalah ‘hati’. Kalo aja aku memperpanjang ‘keterlambatanku’ waktu itu, mungkin kita gag bakalan ketemu, apalagi ‘sedekat’ itu. Ya Allah... Aku takut,,, aku takut terfitnah olehmu, meski sejauh ini hal tersebut sangat IMPOSSIBLE.

Ya, kuakui kamu emang punya ‘sesuatu’ yang patut dibanggakan (meski kamu tak pernah membanggakannya). Kamu punya ‘sesuatu’ yang membuatku merasa kecil dan bodoh dihadapanmu. Ya, kamu berhasil.. Dan tanda menghitam dikeningmu (yang kata orang-orang, bekas keta’atan), selalu dan selalu saja membuatku terpesona dan minder bukan kepalang. Tapi kamu gag tahu seperti apa diriku, seperti apa hatiku. Dan Alhamdulillah, untuk pertama kalinya aku bersyukur atas ini semua (for someone that would never read this note: Alhamdulillah, sekarang aku merasa ‘ada’ aspek positif dari musibah ini *kehilanganmu*. Hahaa, hatiku menjadikan dirimu sebagai ‘tameng’ dalam menghadapi ‘mereka’. Mungkin kalau hatiku sedang kosong, atau kalau hati ini tak ‘sebegitunya’ terhadapmu, mungkin aku yang lemah ini udah terperdaya dan terperosok. Alhamdulillah, makasih udah menyelamatkan diriku meski dengan cara yang kurasa salah.)

Friday, May 20, 2011

Secuil kisah tentang Perjuangan Melupakannya

Posted by Deslani Khairunnisa' at Friday, May 20, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...
Sebenarnya sangat tidak ingin mengungkapkan hal ini, tapi ada satu bagian dalam diriku yang selalu dan selalu saja mendorongku untuk mengabadikan setiap tetesan airmata yang entah sudah berapa banyak yang kukorbankan untuk kisah ini. Kisah??? Kisah apaan??? Kisah yang mana?? Hahaha, ingin rasanya menertawakan diriku sendiri, Lanie yang malang, Lanie yang bodoh, Lanie yang sinting, dan Lanie yang entah apa lagi. Bodoh sekali, bego’... Ampuni hamba ya Rabb...
Well, kalau saja aku mampu memahami sedikit lebih wajar perjalanan ini, maka akan kudapati kewarasanku menyadari bahwa kisah ini udah berakhir, udah tamat, the end, all is over.. tapi ternyata tidak, karena ternyata aku masih belum bisa menerima bahwa ini semua udah bener-bener berakhir.

Saturday, May 14, 2011

Siapa Idolamu? Adakah Muhammad SAW masuk dalam daftarmu???

Posted by Deslani Khairunnisa' at Saturday, May 14, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah....

            Miris terkadang melihat para anak muda Islam sekarang. Bahkan sebenarnya ‘miris’ aja tidak mampu untuk menggambarkannya. Mungkin kata yang lebih tepat adalah menyedihkan atau bahkan memilukan. Na’udzubillah...

            Generasi muda Islam yang diharapkan menjadi penerus tombak Islam, meneladani dan mengidolakan Rasulullah SAW yang mulia, faktanya lebih mengenal dan menyanjung ‘fulan’ si-pemain film atau ‘fulan’ si-penyanyi. Laailaahaillallah.. Kalau ditanya tentang Nabinya yang mulia, tidaklah mereka mengetahui melainkan hanya sedikit saja. Mungkin hanya sebatas ‘Muhammad adalah Rasul terakhir’, atau ‘Muhammad itu pembawa Al-Qur’an’, atau ‘Muhammad itulah bapak kami’. Ya, hanya sebatas itu, penulis telah membuktikannnya.

MELUPAKAN?? Harus bisa!!!

Posted by Deslani Khairunnisa' at Saturday, May 14, 2011 0 comments Links to this post


Bismillah....
  
    MELUPAKAN?? Ada apa dengan kata ini? Apa masalahku dengannya?? Melupakan, asal-usulnya adalah lupa. Ya, lupa. Tapi tentu aja 2 kata ini memiliki makna yang jauh berbeda. Lupa, hampir selalu dibayangkan bernilai negatif atau cenderung tidak diharapkan/diinginkan. Lupa bikin tugas, lupa makan, lupa minum obat, lupa bayar hutang. Sementara meLUPAkan, menurut definisiku adalah mengharapkan lupa akan sesuatu. Ingin melupakan mimpi buruk, kejadian memalukan, ingin melupakan seseorang, melupakan masa lalu, dll. Khusus 2 yang terakhir, emang agak bermasalah. Kenapa? Karena ini menyangkut hati-biasanya.

      Bicara tentang hati, ribet banget dah. Gag bakalan ada habisnya. Hati emang penuh misteri dan sangat sensitif. Mesti dijaga dengan ekstra hati-hati dan penuh kelembutan. Nah, sekarang bagaimana jika hati ‘dipaksa’ untuk melupakan sesuatu yang pernah membuatnya merasa sangat berharga dan berarti. Aku berani menjawab, TIDAK AKAN BISA. Hati berbeda dengan otak. Otak bisa melupakan sesuatu, bahkan sebagian orang memiliki otak yang sangat gampang melupakan, kurang lebih seperti otakku. Tapi hati?? Hati tidak akan melupakan. NEVER. Sesuatu yang telah masuk kedalam hati, bersemayam didalamnya, hidup bersama detak jantung sipemilik hati dan bernafas dengan helaan nafas sipemilik hati-tidak akan pernah keluar lagi. Ya,, apapun yang pernah singgah kehati, tak akan sirna, betapapun keras usaha sipemilik hati untuk mengusirnya. Itu akan sia-sia belaka. Ini persepsiku hari ini, dan aku sangat berharap suatu hari nanti persepsiku akan berobah atau dirobah, artinya aku BISA MELUPAKAN sesuatu yang pernah singgah dihati ini.

         Kamar kehidupan, March 19th 2011 @ 12:39

Wednesday, May 04, 2011

Ehmm,, Ehmm,, Harapan masa depan [belum saatnya kali]

Posted by Deslani Khairunnisa' at Wednesday, May 04, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...

Jika suatu hari nanti seseorang datang kepadaku menawarkan diri dan hatinya untukku,
Aku tak ingin ketika itu aku berharap dia cepat-cepat pulang dan tidak muncul lagi,
Aku tak ingin saat itu aku berharap gelengan kepala dari kedua orangtuaku,
Aku tak ingin saat itu aku berharap sesuatu yang buruk terjadi padaku, hingga dia mengurungkan niatnya,
Aku tak ingin saat itu aku membeberkan semua kejelekanku agar dia lari tunggang langgang meninggalkanku,,

Jika suatu hari nanti seseorang melantunkan ijab kabul untukku,
Aku ingin itu  adalah saat bahagiaku,
Aku ingin itu adalah hariku
Aku ingin menangis bahagia saat itu,
Bukan tangisan kecewa,
Bukan tangisan derita apalagi putus asa...

Tuesday, March 22, 2011

Mengenal Syaikhul Islam_Ibnu Taimiyah

Posted by Deslani Khairunnisa' at Tuesday, March 22, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...

Dialah imam besar dan seorang pakar yang memiliki kemampuan tinggi tentang agama ini. Dia termasuk seorang pembaharu, orang yang zuhud, ahli ibadah dan orang alim yang mengamalkan ilmunya.
Nama lengkapnya Ahmad bin Abdussalam bin Taimiyah Al Harrani. Dilahirkan pada 666H dan wafat pada 728H. Ia dilahirkan dalam keluarga yang komitmen menjalankan agama, keluarga yang bertakwa, ahli ibadah da zuhud, yang mengharap ridha Allah dan kampung akhirat.
Sejak usia 8 tahun, ia sudah menempelkan wajahnya ke tanah ketika fajar tiba dan berdo’a: “Wahai Dzat yang mengajari Ibrahim, ajarilah aku! Wahai Dzat yang memberikan pemahaman kepada Sulaiman, berilah aku pemahaman!” Maka Allah mengajarinya, memberinya pemahaman dan ilmu yang tidak seperti pemahaman atau ilmu-ilmu yang lain. Dengan ilmu dan pemahaman ia bisa menembus masa kurang lebih 7 abad, sehingga menjadi seorang pembaharu selama ratusan tahun.
Dr.Aidh Adbullah Al Qarni mengungkapkan bahwa Ibnu Taimiyah memiliki 5 keahlian dalam bidang dakwah:
1. Ikhlash, kesetiaan, nasihat dan tujuan hanya demi mengharap wajah Allah SWT, yaitu menginginkan negeri akhirat dan apa saja yang ada disisi-Nya. Ia selalu dan selamanya menasihati orang lain agar memperhatikan sabda Rasulullah SAW, “Tiga hal yang hati seorang muslim tidak pernah ada kedengkian padanya: mengikhlaskan amal perbuatan karena mengharap wajah Allah, menasihati penguasa, dan komitmen dengan persatuan kaum muslimin, karena sesungguhnya doa mereka meliputi dari arah belakang mereka.” [HR.Ahmad, 5/183; dikomentari oleh Al-Bukhari dalam Ash-Shahih serta di-shahih-kan oleh Al- Albani dalam Al Misykat, no 229]
Dia pernah berkata, “Sebagian orang fanatik terhadap hawa nafsu, madhzab, kelompok atau golongan dan menjadikannya sebagai tujuan dakwahnya. Ini jelas salah, karena tujuan dakwah ialah Allah, bukan golongan, kelompok atau pendapat yang mengajak kepadanya.”
Ia juga berkata, “Barangsiapa menghendaki kedudukan, hendaknya ia mengetahui bahwa ia tidak bisa mencapai kedudukan yang lebih tinggi dari Fir’aun. Tetapi dimana Fir’aun? Ditampakkan kepadanya neraka pagi dan petang.”
2. Mengamalkan ilmunya dan bertakwa kepada Rabb-nya.
Contoh pengamalan Ibnu Taimiyah terhadap ilmu:
Zuhud. Diceritakan bahwa suatu ketika ia berjalan disalah satu gang dikota Damaskus, lalu seorang pengemis lewat dihadapannya. Ia lalu mencari-cari sesuatu dikantong bajunya, tapi tidak mendapatkan apa-apa baik dirham maupun dinar, maka ia bersembunyi dibalik pagar. Kemudian ia melepas pakaiannya bagian atas dan memberikannya kepada pengemis itu. Penulis kitab Al A’lam Al Aliyyah mengatakan bahwa, “Dunia mendatanginya (emas, perak, kuda, budak dan lainnya). Maka ia menginfakkannya seketika itu juga dan tidak memasukkannya kerumah meskipun satu dirham.
Keberanian.
3. Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.
4. Benar dalam berlindung [kepada Allah] dan yakin akan kekuatan tawakal.
Ia berkata, “Seandainya aku tidak berdzikir kepada Allah, niscaya kekuatanku akan lemah.”

Adz-Dzahabi menyebutkan tentang Ibnu Taimiyah bahwa kedua mata beliau seolah-olah seperti dua lisan yang berbicara karena banyak dzikir.
Murid-murid Ibnu Taimiyah berkata, “Kamu melihat lisan Anda tidak pernah diam dari berdzikir kepada Allah.” Ia menjawab, “Hatiku seperti ikan. Apabila keluar dari air, maka ia akan mati. Begitu juga apabila hatiku aku tinggalkan dari berdzikir, maka ia akan mati.”

Ibnu Qayyim berkata tentang Ibnu Taimiyah, “Aku melihatnya dipenjara –dalam keadaan sujud- menangis dan berdoa, ‘Ya Allah, tolonglah diriku untuk berdzikir, bersyukur dan memperbaiki ibadah kepad-Mu!’ Ia terus-menerus mengulangi doanya.”
Karena itu Ibnu Rajab berkata, “Salah satu faktor penyebab yang memelihara dan melindungi Ibnu Taimiyah dari makar para musuh ialah banyak berdzikir dan wirid yang tidak pernah lepas darinya.”

5. Pengetahuannya yang sangat luas tentang kondisi zaman dan fenomena umat.
Sebagian orang yang hidup di zaman sekarang seolah-olah hidup di abad ke-3, tetapi Ibnu Taimiyah hidup di abad ke-7 dan mengetahui berbagai kesulitan, tuntutan zaman dan apa yang diinginkan oleh anak-anak di zaman tersebut. Karena itu, ia mengetahui Al-Qur’an dan As-Sunnah serta agama ini, kemudian ia datang kepada manusia dan berbicara berdasarkan keduanya tentang kebutuhan zaman.

Dalam perjalan hidupnya, Ibnu Taimiyah diuji Allah dengan berbagai kesulitan, diantaranya:
Dukungan para penguasa bagi musuh-musuhnya.
Keberanian dan kesungguhannya yang kebanyakan orang yang hampir mau menolongnya merasa rugi karenanya.
Banyaknya musuh dan front yang ia hadapai: Syi’ah, Asya’ariyah, Yahudi, Nasrani, Sufi, orang-orang taklid, para penguasa dan lain sebagainya.
Tahanan dan penjara, tetapi hal itu tidak membuatnya jera, justru ia semakin kuat dan keras.
Ia dijilid (dipukul/dicambuk), dituduh dan kehormatannya diperbincangkan disetiap majelis.
Tetapi pada akhirnya kesuksesan yang tiada banding bisa diraih oleh Ibnu Taimiyah dalam dunia dakwah, dan berakhir hingga terjadi kesepakatan diantara hati orang-orang yang bertauhid dari umat ini bahwa ia adalah orang yang paling hebat di zamannya.
Kitab-kitabnya tetap hidup selama berabad-abad, manghidupkan hati para mujtahid dan orang-orang yang beramal untuk (kejayaan) Islam, supaya mereka bisa memunculkan kembali kejayaan tersebut.

Referensi: Dr.Aidh Abdullah Al-Qarni.(2005). Wajah yang Memancarkan Cahaya. Jakarta: Pustaka Azzam.

Kamar kehidupan, March 12th 2011 @10:14pm

Friday, March 04, 2011

Menulis?? Buat apa??

Posted by Deslani Khairunnisa' at Friday, March 04, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...
  Puji syukur kepada Allah azza wa jalla yang telah melimpahkan nikmat-mampu menulis kepadaku. Gak kebayang rasanya kalo tak mampu lagi menulis, menuangkan apa yang mengganjal dihati, memenuhi otak dan menyesakkan kalbu. Alhamdulillah ya Rabb... 
   Well, sesuai dengan judul tulisan ini, buat apa sich menulis itu??? Apa gunanya? Bukannya hanya buang-buang waktu? Boros listrik? Ngabisin tinta plus kertas? Menambah kerusakan lensa mata karena berjam-jam menatap screen laptop? Bikin tengkuk pegel, jari-jemari kram? Trus bikin laper?? Koq malah curhat gini ya??
    Hmm, ngga’ separah itu kok.. Tapi itu semua kan resiko profesi. Adakah satu aja pekerjaan dijagad raya ini yang gag punya side effect? Gag ada. Bahkan tidur pun ada konsekuensinya; bikin sprei kotor, kasur penyok, dll. J
                Well, akan sangat tidak adil bagiku untuk menguraikan semua alasan ‘BUAT APA MENULIS’. Tentu aja akan membuat jari-jariku kram 7 hari.. [oho.. apakah ini keuntungan menulis?] pada kesempatan kali ini aku akan mencoba menguraikan beberapa manfaat atau keuntungan dari menulis, sebatas yang kusadari dan mampu kutulis.. J
                Menurutku, orang pintar harus bisa nulis. Apa jadinya kalau kepintaran tak bisa dituangkan dalam bentuk tulisan? Coba lihat orang-orang pintar terdahulu, bapak-bapak atau ibu-ibu kita. Apa syariat Islam itu mampu kita pelajari tanpa dirangkum dalam mushaf Al-Qur’an? Apa kita mampu mempelajari hadits kalau tidak dirangkum dalam kitab-kitab? Apa penemuan Albert Einstein yang luar biasa itu akan dapat kita ketahui kalau tidak dalam bentuk tulisan? Apa kita akan bisa menikmati serial Harry Potter tanpa ada novelnya? Apa Dan Brown akan dikenal tanpa pernah menulis? Jawabannya adalah TIDAK.
                Tulisan adalah gerbang peradaban. Simbol perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita tak akan mampu mempelajari Al-Qur’an dengan sempurna hanya dengan mendengarnya saja. Penghafal Al-Qur’an tak akan menyelesaikan hafalannya tanpa mushaf. Kita bukan Imam Bukhari yang memiliki daya ingat yang tajam yang mampu mengingat ribuan hadits hanya dalam sekali dengar. Kita tak akan pernah mengerti rangkaian rumus-rumus Fisika yang ribetnya minta ampun hanya dengan mendengar dari mulut guru saja. Sedangkan dengan puluhan buku-pun kita masih perlu perjuangan keras mengatasinya? Apa jadinya kalau J.K.Rowling tak pernah menulis kisah Harry Potter? Semua imajinasinya hanya dia ceritakan lewat mulutnya saja. Aku yakin, meskipun dia seorang pendongeng yang baik, tak akan ada yang bertahan duduk manis mendengar ceritanya. Sampai berbusa-pun beliau menjelaskan imajinasinya, tak akan ada yang peduli. Dan yakinlah, kisah petualangan Harry Potter yang luar biasa tak akan pernah sampai ke ‘telinga’ kita. Siapa yang mampu menceritakan 999 halaman novel lewat lisan? J
                Setiap aktivitas pasti ada output atau hasilnya. Nah, kalo menulis.. Apa sih hasilnya? Tentu aja tulisan. Buku, blog dan terserah anda mau meng-uploadnya dimana. Bayangkan dunia tanpa buku. Kuliah tanpa buku, hanya mendengarkan penjelasan dosen yang dia dapat dari mendengarkan dosennya juga. Belajar apapun hanya didapat dengan mendengarkan. Bahkan kamus pun didapat dengan mendengarkan. Barang-barang elektronik tidak ada buku petunjuk penggunaannya, silakan dengarkan intruksi penjual ketika Anda membeli. Haha,, bisa dower mulut yang menyampaikan karenanya.
                Nah, itu adalah manfaat umum menulis yang luar biasa. Dan masih banyak lagi beberapa manfaat menulis yang lainnya, tergantung niat dan tujuan seseorang menulis. Ada yang menulis sekedar menyalurkan bakat nulisnya. Menulis apapun yang terasa dan dirasa perlu untuk ditulis, walau terkadang itu adalah sesuatu yang ngga’ penting, seperti aku ini J. Ada lagi yang menulis sebagai mata pencaharian. Menulis sebagai ladang uang, seperti penulis di media cetak. Penulis di rubrik tertentu media cetak.. ya seperti itulah, aku juga kurang paham. Bukan duniaku soalnya. Yang lebih mulia adalah menulis untuk berbagi ilmu. Sharing hal-hal yang diketahui. Ingin menyebarkan ilmu pengetahuan di jagat raya ini, seperti diriku juga... J. Ada lagi yang menulis karena ngga’ punya teman, butuh teman curhat tapi tak menemukannya didunia yang luas ini. Akhirnya memilih menulis sebagai ‘teman’. Ya, banyak yang seperti ini, dan (lagi-lagi) namaku masuk list ini juga.
                 Awalnya menulis adalah hobby bagiku. Tapi belakangan menulis jadi semakin penting, lebih dari sekedar hobby, yaitu sahabat. Ya, aku bersahabat dengan menulis. Can’t imagine live without writing, it means live without mind, right? Tentu aja, jika semua yang ‘terasa’ tak bisa diungkapkan. Apa mungkin kita bisa mengungkapkan semua hal yang terlintas dipikiran kepada manusia? Tidak! Tidak semua hal bisa kita bagi. Beberapa hal dalam hidup tidak boleh dibagi dengan orang lain. Rahasia-rahasia yang sangat pribadi yang hanya kita dan Yang Maha Tahu aja yang tahu. Dan ketika hal itu terjadi, adakalanya kita ingin berbagi, sekedar mengeluarkan gelembung rasa yang menyesakkan dada. Dan menulis adalah salah satu caranya.
                Well, setiap orang punya cara yang berbeda. Dan menulis adalah caraku dan [kuyakin] cara jutaan manusia lain yang punya ‘kepala’ dimuka bumi ini J.
                Masih banyak banget manfaat menulis yang lainnya. Tergantung maksud dan tujuan penulis dalam menulis.
                Jadi, buat orang-orang yang masih menganggap ‘menulis tidak ada gunanya’, coba koreksi lagi perkataan Anda. Apakah Anda tidak pernah berhubungan dengan yang namanya ‘buku’ seumur hidup Anda? Apakah Anda tak pernah berhubungan dengan tulisan-tulisan? Rangakain huruf demi huruf? Kalau Anda menjawab TIDAK PERNAH, aku bisa jamin Anda tengah berbohong. Buktinya? Ini apa yang sedang Anda baca? J Dan pertanyaan yang sangat penting, darimana Anda belajar selama ini? Tidakkah Anda memiliki yang namanya ‘buku’ barang sebiji-pun? Jangan munafik, Anda tak akan ada apa-apanya tanpa tulisan. Jadi, pantaskah pertanyaan BUAT APA MENULIS ini dilontarkan??

                                                                                Kamar kehidupan, Feb 27th 2011 @ 06:58am


Thursday, February 24, 2011

Mengenal Malaikat Jibril

Posted by Deslani Khairunnisa' at Thursday, February 24, 2011 0 comments Links to this post

Bismillah...

Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu dan malaikat pembawa rezeki. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan At Tahrim ayat 4. Didalam Al Qur’an, Jibril memiliki beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus), Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya. Beginilah bentuk fisik malaikat Jibril :
Bentuk fisik Ruhul’qudus, ada tertera dalam uraian mengenai kisah nabi Muhammad kala beliau mendapat wahyu kali ke dua dan nabi menuntut untuk bertemu atau melihat rupa asli sang utusan tuhan dari langit dalam rupa yang asli atau bagaimana sesungguhnya dzat wujud Jibril tanpa rupa samar sebagaimana di berkali-kali sang utusan (ruhul’qudus) selalu nampak dalam rupa seorang manusia biasa.
Ruhul’Qudus tampak wujudnya dengan enam ratus sayap antara masyrik dan maghrib, (barat-timur) sayap dan busana kebesarannya putih laksana mutiara yang larut, dengan rupa yang begitu elok dan rupawan, dan dengan kekuatan yang dahsyat penuh mukzijat.

Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.

Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al Qur’an ada yang memiliki sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1)”

Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, Israfil memiliki 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-’Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil.

Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk tidak akan mampu melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, bahkan Muhammad sendiri pun disebutkan secara jelas hanya mampu melihat wujud asli dari malaikat Jibril sebanyak dua kali.

Dikatakan bahwa Muhammad telah melihat wujud asli dari Malaikat Jibril yang memiliki sayap sebanyak 600 sayap.
“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (An-Najm 53:13)”

Dalam kisah suci perjalanan Isra’ Mi’raj, sesampainya di pos perjalanan Sidratul Muntaha, Malaikat Jibril tidak sanggup lagi mendampingi Rasulullah untuk terus naik menghadap kehadirat Allah SWT;
Jibril berkata : “Aku sama sekali tidak mampu mendekati Allah, perlu 60.000 tahun lagi aku harus terbang. Itulah jarak antara aku dan Allah yang dapat aku capai. Jika aku terus juga ke atas, aku pasti hancur luluh”.
Maha Suci Allah, ternyata Malaikat Mulia Jibril AS pun tidak sampai kepada Allah SWT.
 

Journal of an unbeatable stubborn dreamer... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea